Asas Pengajaran Dan Doktrin Gereja Pentakosta Indonesia

pentakosta merupakan salah satu aliran agama Kristen yang kini sudah tersebar luas di berbagai negara yang salah satunya di Indonesia. Adapun pentakosta sendiri berbeda dengan aliran agama Kristen lainnya seperti Protestan atau Katolik yang yang mana didalam aliran pentakosta ini berasal dari karunia-karunia Roh Kudus yang tentunya hal ini berbeda dengan aliran seperti Katolik yang mengacu kepada Bunda Maria dan Tuhan Yesus Kristus serta Protestan yang mengacu kepada Tuhan Yesus Kristus.

Dan disini akan dibahas secara lengkap mengenai asas pengajaran dan doktrin dari gereja pentakosta yang saat ini sudah tersebar di beberapa wilayah Indonesia. Berbicara tentang pentakosta sendiri tak terlepas dari adanya pengajaran serta doktrin yang memunculkan gereja pentakosta hadir di Indonesia.

Berikut ini beberapa asas pengajaran serta doktrin dari gereja pentakosta yang perlu Anda ketahui:

Keselamatan merupakan pembebasan dari situasi yang ada di luar kemampuan seseorang dalam membebaskan dirinya sendiri. Keselamatan merupakan karya Allah dalam upaya untuk membebaskan umat dari perbudakan dosa serta membawa ke situasi kemuliaan melalui Yesus Kristus. Keselamatan merupakan buah kasih karunia Allah yang diberikan kepada manusia melalui pemberitaan dan ajakan untuk menyatakan penyesalan dan permohonan ampun kepada Allah serta iman kepada Yesus Kristus. Dalam keselamatan ini melalui pembaptisan atau permandian yang memiliki arti kelahiran kembali dan pembaharuan oleh Roh Kudus. alt

Baptisan merupakan suatu tindakan iman dalam melaksanakan percaya kepada injil yaitu nahwa Kristus telah mati karena dosa-dosa manusia yang tertuang dalam kitab suci bahwa Tuhan Yesus dikuburkan dan bangkit di hari ketiga sesuai dengan yang dikutip dari Alkitab. Untuk baptisan terbagi atas dua bagian yaitu baptisan Air dan baptisan Roh Kudus. alt

Peranan Roh Kudus bisa berbuat hal serupa seperti seorang pribadi dan Ia bisa melakukan hal yang sama seperti kepada pribadi. Dalam istilahnya yaitu Ia bisa berbicara, dapat dihina, berpikir, mengarahkan dan lain sebagainya. Semua hal yang ada pada seseorang juga dimiliki oleh Roh Kudus. Dan semua tindakan Roh Kudus hanya bisa dilakukan oleh secara pribadi yang mana ini menjelaskan bahwa Kudus merupakan seorang pribadi dan bukan hanya berbicara kepada kuasa atau tenaga yang tidak memiliki pribadi. Dapat diartikan bahwa Roh Kudus mengarahkan umat dan memerintah setiap orang yang percaya melalui gereja untuk menuju segala jalan kebenaran yang ada. Roh Kudus memanggil seperti yang memanggil Barnabas dan Saul dalam melayani di ladang Tuhan atau di beberapa pekerjaan khusus yang berhubungan dengan Tuhan Yesus. Kita tidak bisa memandang bahwa Roh Kudus lebih rendah dari Allah karena Roh Kudus sendiri diartikan sebagai Allah Bapa yang merupakan sang pencipta bumi. alt

Perpuluhan di Perjanjian Lama arti perpuluhan merupakan suatu kewajiban dan suatu keharusan bagi unat manusia yang dilakukan dengan menyisihkan penghasilan mereka, kemudian memberikan persembahan perpuluhan tersebut pada Allah melalui hamba. alt

Itulah beberapa asas dan doktrin dari gereja pentakosta yang telah diberikan yang tentunya hal ini bisa menjadi satu hal yang memberikan suatu manfaat untuk mengenal gereja pentakosta lebih dekat serta mengerti secara mendalam dari aliran pentakosta yang tentunya hal ini berbeda dengan aliran Kristen Protestan yang memiliki pemahaman akan Yesus Kristus dan pentakosta yang memiliki kepercayaan akan Roh Kudus dalam kehidupan mereka sehari-hari di dunia.